Saturday, November 10, 2012

Asal Mula Warteg

Warteg (Warung Tegal)
Kamu tau Warteg? sering makan disana? belum? yah gak gaul!!!
Sebelumnya mari kita simak penjelasan Om Wiki mengenai defisni Warteg.

Warung Tegal adalah salah satu jenis usaha gastronomi yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Biasa juga disingkat Warteg, nama ini seolah sudah menjadi istilah generik untuk warung makan kelas menengah ke bawah di pinggir jalan, baik yang berada di kota Tegal maupun di tempat lain, baik yang dikelola oleh orang asal Tegal maupun dari daerah lain.

Bermula ketika beberapa bulan atau setahun yg lalu pada saat muncul berita tentang warteg yang di kenakan pajak. Berita tersebut beredar cepat dikalangkan warteg-warteg ibukota bahkan ke daerah juga. Prosesnya warteg yang beromset 5 juta selama setahun itu akan fix di kenakan pajak. Nah pada saat di interview mengenai tanggepan si pemilik warteg tentang peraturan pajak tersebut, pemilik warteg itu bercerita sekilas tentang asal mula sebuah Warung Tegal ini.


Menu di Warteg
Awalnya dulu di daerah Tegal yang kental dengan sopan santun dan tolong menolongnya memberi makan atau air minum kepada para musafir adalah hal baik yang biasa dilakukan oleh penduduk setempat. Seiring berjalannya waktu para musafir atau pekerja di situ datang dalam jumlah banyak. Si pemberi makan pun senang, dan memasak dengan banyak. Akhirnya karena seringnya makan dan minum gratis disana, orang-orang tersebut tidak enakan, dan akhirnya mereka membayarnya dengan seikhlasnya. 

Tetapi awalnya untuk porsi makan yang di berikan diambil secara bebas atau prasmanan. dimana tidak ada takaran khusus untuk setiap porsi makan, khususnya untuk nasi. Jadi awalnya tuh warteg hanya untuk tempat makan para musafir atau pekerja-pekerja daerah situ yang kemudian membayar dengan seikhlasnya.

Melihat dari besarnya peluang warteg ini, para pengusaha mulai membuka warteg-warteg di kota-kota atau daerah-daerah yang potensial dan memperkerjaka orang asli daerah sana untuk memasak dan mengelola warteg tersebut. Nah jadilah warteg yang sekarang.

Nah itulah sedikit cerita yang boleh dibilang dramatisir mengenai asal muasal warteg. Semoga bermanfaat :)

Signature



Elmo Juanara
(www.ElmoJuanara.com)

No comments:

Post a Comment